Kendari, 7 Oktober 2025 – Kegiatan Rapat Koordinasi dan Pendampingan Penyusunan Visi, Misi, Rencana Strategis (Renstra), dan Rencana Operasional (Renop) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari memasuki hari kedua. Suasana Aula FEBI IAIN Kendari kembali dipenuhi semangat akademik yang tinggi. Fokus utama hari ini adalah pemaparan dan pembahasan rancangan Visi, Misi, dan Renstra Program Studi Ekonomi Syariah yang menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan fakultas.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Bapak Adzil Arsy Sabana ME, yang memaparkan arah strategis prodi ke depan dalam mendukung visi besar fakultas sebagai pusat pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang unggul, inklusif, dan berbasis digital.

Pemaparan Prodi dan Pandangan Pemateri Nasional

Dalam sesi utama, Dr. Yusuf Jaya Saputra, S.E., M.E., Ak., CTA., ACPA., Direktur Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto Rahayu dan Rekan, tampil sebagai narasumber pertama. Beliau memberikan masukan teknis dan strategis tentang pentingnya penguatan kapasitas tata kelola akademik dan penerapan manajemen mutu berbasis hasil (outcome-based education).

“Perencanaan strategis fakultas dan prodi harus mengedepankan indikator kinerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil. Setiap program yang dijalankan harus berdampak langsung terhadap mutu lulusan dan daya saing lembaga,” ujarnya.

Menurutnya, dalam konteks ekonomi Islam, prodi perlu memperkuat integrasi antara teori dan praktik dengan mendorong mahasiswa terlibat dalam riset-riset terapan serta kemitraan industri, terutama di sektor UMKM dan lembaga keuangan syariah.

Transformasi Menuju Ekonomi Islam Digital

Masukan dari para narasumber hari kedua mempertegas arah baru FEBI IAIN Kendari untuk menjadi fakultas yang berorientasi pada inovasi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Visi ini sejalan dengan perkembangan ekonomi digital syariah yang kini menjadi tren global.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah diharapkan mampu memperkuat posisi akademiknya sebagai pusat riset dan pengembangan ekonomi Islam terapan di wilayah Timur Indonesia.

“Kita ingin mahasiswa FEBI tidak hanya memahami ekonomi Islam secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya melalui pendekatan digital dan kewirausahaan sosial,” tambah Dekan FEBI, Dr. KH. Muhammad Hadi, M.HI., di sela kegiatan.

Melangkah ke Hari Ketiga

Kegiatan penyusunan Renstra dan Renop FEBI IAIN Kendari akan berlanjut pada hari ketiga (8 Oktober 2025) dengan agenda pembahasan rancangan visi dan misi Program Studi Perbankan Syariah, menghadirkan narasumber dari Universiti Teknologi MARA (Malaysia) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Dengan semangat kolaboratif dan visi global yang kuat, kegiatan ini diharapkan menghasilkan arah strategis fakultas yang berorientasi pada keunggulan akademik, integrasi nilai-nilai Islam, dan relevansi sosial-ekonomi yang berkelanjutan.


🔑 Kata Kunci SEO:

Hari kedua Renstra FEBI IAIN Kendari, Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kendari, Dr. Yusuf Jaya Saputra, Dr. Bobur Sobirov, Universitas Halu Oleo, Tashkent University of Economy Uzbekistan, Renstra FEBI 2025–2030, Digitalisasi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, Transformasi Pendidikan Islam Digital.

Leave a Comment