Kendari-Humas FEBI–Kadangkala dalam kegiatan sehari-hari di kalangan para pegawai menemui banyak kendala dalam melaksanakan kegiatan di masa pandemik covid-19. Namun, setiap pegawai harus tetap profesional dalam bekerja, dalam keadaan apapun harus tetap melaksanakan tugasnya. Hal inilah yang memacu salah satu pegawai di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari untuk berinovasi dalam hal pelayanan administrasi. Sebagai Kasubab AUK FEBI, Rosdiana, menggagas sebuah aplikasi yang dinamakan Juara Online (pengajuan pencairan anggaran secara online).

Menurut pemaparannya dalam Rapat Kesepahaman Kerja, Rosdiana mengatakan bahwa aplikasi ini merupakan hal yang baru yang dapat digunakan dalam pelayanan administrasi keuangan secara online.

“Aplikasi ini dapat digunakan dalam melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi keuangan mengenai pengajuan pencairan anggaran atau dana yang berbasis teknologi informasi dengan tepat waktu dan tepat sasara, efektif dan efisien, modern, dan mudah diakses secara elektronik sehingga dapat dimanfaatkan seluruh stakeholder serta dapat menyajikan laporan pengajuan pencairan anggara kegiatan”, kata Beliau.

Penggagasan aplikasi ini sebenarnya merupakan tugas yang diemban dari Balai  Diklat Keagamaan (BDK) Makassar karena beliau sedang mengikuti diklat kenaikan jabatan. Di mana dalam kegiatan tesebut setiap peserta diberikan kebebasan untuk berinovasi dalam bidang pekerjaan masing-masing.

Kendatipun demikian, pihak keuangan dan Satuan Pengawas Internal IAIN Kendari menganggap bahwa aplikasi tersebut bukanlah hanya untuk memenuhi tugas dari BDK Makassar semata. Menurut pihaknya, lebih jauh aplikasi ini dinilai sangat bermanfaat untuk diterapkan di lingkup IAIN Kendari dan di masyarakat luas secara umum.

 “Tujuan jangka pendek dari kegiatan penciptaan aplikasi ini yaitu terlaksananya sistem pengajuan pencairan kegiatan berbasis teknologi informasi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, jangka menengah dan panjangnya yaitu dapat menjangkau seluruh fakultas di lingkup IAIN Kendari”, tambah Beliau dalam pemaparannya.

Banyak sekali tujuan dan manfaat  yang akan dicapai dengan aplikasi ini. Terutama dalam hal administrasi keuangan. Dengan aplikasi ini, dalam pengajuan pencairan anggaran kegiatan, tidak perlu lagi berulang-ulang membuat laporan yang serupa, cukup memasukan satu data induk sehingga laporan lain yang serupa akan tercipta secara otomatis.

“Inovasi baru yang terdapat diaplikasi ini yaitu pembuatan format ampra, kwitansi pencairan, rekap pencairan, SPTJB pencairan, permohonan pemeriksaan berkas, surat setoran pajak, surat penerbitan SPM, dan SPTJB yang terhubung langsung dengan realisasi anggaran. Semua format ini akan tercipta secaraa otomtis berbasis teknologi informasi yang terhubung dengan data induk dan tidak perlu membuat satu per satu”, tutur Beliau dalam mengakhiri presentasinya.

Sebagai pegawai yang tidak bisa berdiri sendiri, Rosdiana, berharap kepada semua pihak untuk mendukung dan membantu untuk kelancaran dan kesuksesan aplikasi ini kedepannya.

“Saya memohon dukungan dan bantuan semua pihak sehingga aplikasi ini cepat selesai dan tuntas sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Semoga aplikasi ini dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi semua pihak yang berkepentingan” tutup Beliau. (Jaf)

Leave a Comment