Kendari, 6 Maret 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari kembali mengadakan pertemuan daring melalui Zoom pada 6 Maret 2025 sebagai tindak lanjut dari kolaborasi internasional dengan Kuala Lumpur Metropolitan University College (KLMUC) Malaysia. Pertemuan ini membahas persiapan pelaksanaan kuliah umum bulanan dan seminar penelitian kolaboratif yang akan segera dimulai. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik global dan meningkatkan kualitas pendidikan di kedua institusi.
Pembahasan Utama dalam Zoom Meeting
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas beberapa agenda penting, antara lain:
- Jadwal Kuliah Umum Bulanan: Dosen dari FEBI IAIN Kendari dan KLMUC Malaysia akan bergantian memberikan kuliah secara daring setiap bulan. Topik yang akan dibahas mencakup ekonomi syariah, bisnis Islam, dan perspektif global terkini.
- Seminar Penelitian Kolaboratif: Seminar ini akan diadakan secara daring dan terbuka untuk dosen serta mahasiswa dari kedua kampus. Tujuannya adalah mendorong terciptanya karya ilmiah berkualitas internasional.
- Pertukaran Dosen: Program pertukaran dosen akan segera dimulai, di mana dosen dari kedua institusi akan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui kegiatan mengajar dan penelitian.
Sambutan dari Dekan FEBI IAIN Kendari
Dekan FEBI IAIN Kendari, Dr. KH. Muhammad Hadi, M.Hi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Kami sangat antusias dengan program ini. Ini adalah kesempatan besar bagi dosen dan mahasiswa kami untuk memperluas wawasan dan membangun jaringan internasional,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global di dunia kerja.
Manfaat bagi Mahasiswa dan Dosen
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua pihak. Bagi mahasiswa, program ini akan membuka wawasan baru dan meningkatkan kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Sementara bagi dosen, kerja sama ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak internasional.



