Kendari – Konferensi internasional perdana International Conference on Economics and Business (ICONIEB) sukses diselenggarakan di IAIN Kendari pada 5–8 Maret 2024. Mengusung tema “Navigating Global Economic Dynamics: Contemporary Perspectives in Islamic Economics”, acara ini menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peluang dalam ekonomi global dari perspektif Islam.
Acara ini dihadiri oleh berbagai peserta dari institusi terkemuka, termasuk mahasiswa, dosen, hingga praktisi ekonomi syariah. Tiga mahasiswa perwakilan dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah IAIN Kendari, yakni Adel, Dian Nurlina, dan Anita Indi, turut ambil bagian dalam kegiatan internasional ini. Ketiganya aktif mengikuti berbagai sesi diskusi, seminar, dan presentasi yang berlangsung selama empat hari. Partisipasi mereka menunjukkan semangat generasi muda dalam memperkuat keilmuan ekonomi Islam di tingkat global.
Ketua AFEBIS, Prof. Dr. Tulus Suryanto, menyampaikan pentingnya kolaborasi akademik dalam menyusun solusi inovatif yang berbasis nilai-nilai Islam. Sementara itu, Dekan FEBI IAIN Kendari, Dr. Muhammad Hadi, M.H.I., menegaskan peran strategis konferensi ini dalam memajukan studi ekonomi Islam di Indonesia.
Konferensi ini juga menampilkan sejumlah pembicara ahli yang memaparkan isu-isu terkini, seperti digitalisasi ekonomi, peran keuangan syariah, dan tata kelola bisnis Islam dalam menghadapi tantangan global. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para pakar guna memperkaya wawasan mereka terkait penerapan ekonomi Islam di era modern.
Tanda Perubahan dalam Studi Ekonomi Islam
Dengan suksesnya ICONIEB 2024, diharapkan partisipasi akademisi dan profesional semakin meningkat dalam menghadirkan solusi berbasis syariah untuk masalah ekonomi global. IAIN Kendari sebagai tuan rumah juga menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan dan penelitian ekonomi Islam.
Adel, Dian Nurlina, dan Anita Indi berharap pengalaman mereka di konferensi ini dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan penelitian dan inovasi yang relevan dengan tantangan ekonomi saat ini. “Kegiatan ini memberi kami banyak wawasan baru, terutama tentang bagaimana ekonomi Islam dapat menjadi solusi untuk permasalahan global,” ujar Adel.
Dengan partisipasi mahasiswa dan dukungan dari institusi akademik, konferensi ini menjadi bukti nyata bahwa studi ekonomi Islam terus berkembang, siap menjawab tantangan masa depan dengan solusi yang sesuai dengan nilai-nilai syariah.

