Kendari-FEBI, Menanggapi porotokol new normal, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari menyelenggarakan ujian komprehensif berbasis komputer secara daring atau Computer Base Test (CBT) daring. Berbeda dengan CBT sebelumnya yang pelaksanaanya dilaksanakan di pusat laboratorium komputer IAIN Kendari, pada CBT daring ini, mahasiswa tidak perlu ke kampus untuk mengikuti ujian komprehensif, mahasiswa dapat mengikuti semua proses ujian komprehensif secara daring dari rumah masing-masing menggunakan gawai, komputer atau laptop pribadi.

Dr. Ummi Kalsum selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan mengungkapkan, pelaksanaan ujian komprehensif berbasis CBT secara daring merupakan alternatif mekanisme pelaksanaan ujian yang dipilih untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang harus menyelesaikan studi pada masa pandemi Covid-19. Mekanisme pelaksanaan seminar tugas akhir di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari, salah satu tahapan yang harus dilalui oleh mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir adalah dengan lulus ujian komprehensif terlebih dahulu.

“Kami harus mengakomodasi mahasiswa yang akan melaksanakan seminar hasil skiripsi, sebab mahasiswa tidak dapat mendaftar untuk mengikuti ujian hasil skiripsi apabila belum lulus semua mata kuliah dalam ujian komprehensif, pandemi covid-19 ini tidak boleh menjadi halangan dalam melayani kebutuhan mahasiswa” kata Wadek 1 FEBI IAIN Kendari tersebut.

Ujian komprehensif kali ini merupakan ujian komprehensif gelombang kedua tahun 2020, setelah ujian komprehsnif gelombang pertama selesai dilaksanakan pada bulan Februari 2020 lalu. Peserta ujian komprehensif gelombang kedua diikuti oleh mahasiswa dari dua program studi, ekonomi syariah dan perbankan syariah. Mahasiswa perbankan syariah berjumlah 35 orang, sedangkan mahasiswa program studi ekonomi syariah berjumlah 12 orang, total 47 mahasiswa.

Mata kuliah yang diujikan dalam komprehensif gelombang kedua tersebut, untuk program studi perbankan syariah adalah mata kuliah tafsir ayat-ayat ekonomi, hadist ekonomi, fiqh muamalah, sistem operasional perbankan syariah, bank dan lembaga keuangan non bank, ilmu ekonomi dan perbankan syariah, akuntansi syariah dan mata kuliah investasi dan pasar modal syariah. Sedangkan mata kuliah yang diujikan oleh mahasiswa program studi ekonomi syariah terdiri dari tafsir ayat-ayat ekonomi, hadist ekonomi, fiqh muamalah, ekonomi mikro dan makro islam, manajemen pemasaran, bank dan lembaga keuangan non bank, ekonomi moneter dan kebanksentralan, serta mata kuliah akuntansi syariah.

Pelaksanaan ujian komprehensif berbasis CBT daring dilaksanakan selama dua hari, yakni pada hari Sabtu-Ahad (27-28/06/2020), pembagian hari pelaksanaan berdasarkan jumlah mata kuliah yang diujikan, hari pertama mahasiswa wajib menyelesaikan ujian untuk empat mata kuliah, sisanya diujikan pada hari kedua, hal ini dilakukan mengingat kesiapan mahasiswa dalam mengikuti ujian komprehensif.

“Ujian komprehsnfi dibagi dua hari, agar mahasiswa tidak kecapain ketika ujian sebab mata kuliah yang diujikan cukup banyak, kami sudah mengevaluasi bahwa empat mata kuliah perhari adalah jumlah yang optimal mahasiswa mengikuti ujian,” ujar Dra. Rukayah, kasubag bidang akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari.

Walaupun ujian komprehensif CBT daring baru pertama kali dilaksanakan, namun tidak mengalami hambatan yang berarti. Beberapa permasalahan yang dialami mahasiswa adalah koneksi jaringan internet pribadi yang tidak memadai dan kesalahan teknis karena mahasiswa belum familiar dengan aplikasi CBT yang dikembangkan oleh TIPD IAIN kendari.

“Bismillah. Semoga kedepannya lebih baik lagi dan lebih dipermudah lagi dalam program ujian kompre ini,” Ismail, mahasiswa Perbankan syariah dalam komentarnya pada angket online evaluasi ujian komprehensif CBT daring. (Alw)

Leave a Comment